Jumat, 06 Maret 2009

PONARI

Di dusun Kedongsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang ada anak kecil bernama Ponari yang tiba-tiba menjadi dukun. Ribuan orang datang padanya setiap hari untuk meminta kesembuhan. Menurut cerita beberapa orang saat ini pasien Ponari mencapai sekitar 20.000 orang dan akan terus bertambah setiap harinya. Bila satu pasien memberi Rp 2000 saja pada Ponari maka saat ini uang Ponari sudah 40 juta rupiah. Bahkan ada orang yang mengatakan bahwa uang Ponari di tabungan sudah mencapai angka 1 milyard lebih. Maka tidak heran bila Ponari menjadi rebutan dan muncul pula dua dukun baru yang hampir sama dengan Ponari.

Hadirnya dukun Ponari yang menghebohkan menimbulkan pro dan kontra. Mulai dari kalangan masyarakat bawah yang berdiskusi di warung kopi atau tepi jalan sampai ahli-ahli dalam berbagai bidang yang berdiskusi di ruang-ruang yang nyaman, berusaha menanggapi masalah Ponari. Seorang teman yang menyempatkan diri datang ke tempat Ponari dan melihat aktifitasnya memberikan pendapat bahwa banyak orang sembuh sebab mereka yakin akan sembuh. Sejak datang mereka yakin bahwa Ponari akan mampu menyembuhkan penyakitnya. Bahkan orang yang tidak dapat datang dan hanya memberikan foto atau KTPnya saja merasa bahwa mereka akan sembuh bila meminum air yang sudah dicelupi batu sakti milik Ponari. Apakah batu itu memang sangat sakti sehingga hanya dicelupkan beberapa detik saja sudah membuat air menjadi air yang sakti? Ataukah karena kepercayaan orang begitu kuat akan sembuh maka dia bisa sembuh?

Beberapa ahli bebatuan menyatakan pendapat bahwa tidak mungkin sebuah batu dicelupkan dalam beberapa detik bisa memberi efek pada air satu ember. Seorang ahli sosiologi dari sebuah universitas di Semarang mengatakan bahwa itu hanya sebuah sugesti saja. Ahli psikologi anak mengatakan bahwa itu hanya eksploitasi anak saja. Seorang yang terlibat dalam partai mengatakan bahwa kasus Ponari terkait dengan semakin dekatnya Pemilu. Beberapa kali dalam sejarah Indonesia menjelang Pemilu muncul orang yang menyatakan diri sebagai ratu adil dan sebagainya. Ahli agama mengatakan bahwa hal itu musryik. Seorang tokoh masyarakat mengatakan bahwa hal itu terjadi sebab biaya rumah sakit semakin mahal. Masih ada banyak pendapat dari berbagai disiplin ilmu. Tetapi apapun pendapat para ahli tidak didengarkan oleh banyak orang. Mereka tetap berdatangan dan ada banyak yang merasa telah disembuhkan.

Saya tidak ingin menambah deretan panjang pendapat yang pro dan kontra. Tapi saya berusaha mengkaitkan dengan Injil. Beberapa kali dalam peristiwa penyembuhan Yesus bersabda “imanmu telah menyelamatkan engkau.” Contoh yang paling jelas adalah seorang perempuan yang sakit pendarahan dan sudah parah. Ketika melihat Yesus dia berkata, seandainya aku sentuh jubahNya saja, aku akan sembuh (Mrk 5:25-34). Kesembuhan perempuan itu bukan karena jubah Yesus melainkan imannya pada Yesus. Maka Yesus pun menegaskan bahwa imanmu telah menyelamatkan engkau.

Menurut saya kesembuhan orang-orang itu karena dia beriman pada Ponari. Apakah pantas seseorang beriman pada Ponari?

2 komentar:

  1. sejak awal saya tau tentang soal ponari ini, saya juga tidak berpihak pada ekstrim manapun, pro ataupun kontra. semua penilaian & cara pandang selalu punya sisi posistif & kebenarannya, walopun terkadang terkesan berlebihan.
    saya melihatnya hanya sebagai keyakinan, kepercayaan, dan harapan orang2 yg sedemikian kuat terhadap batu ponari. bayangkan jika keyakinan & kepercayaan yg sama kuat diberikan kpd Tuhan.
    weleh...weleh...surga di bumi. (^^)
    tapi itulah manusia, selalu lebih mudah & cepat percaya pd hal2 yg nyata saja. yg tidak nyata mata & rasa, biasanya dng mudah diabaikan, dilupakan, ditinggalkan, & dikhianati. kasihan sekali Tuhan yang tersembunyi...
    satu lagi, selain jawaban Yesus soal iman yang menyelamatkan, Dia juga selalu bilang, "Dosamu sudah diampuni."
    atas dasar ini saya selalu melihat bahwa penyakit datang karena dosa. bila kita sadar akan dosa kita, berbalik & bertobat, selalu berusaha berada sedekat mungkin dng Dia, & tidak berbuat dosa lagi, maka saya akan sembuh.
    lagipula, dalam tubuh & darah saya ada Tubuh & Darah Yesus, ada Tuhan sendiri. dia pasti akan membuat tempat kediamanNya sempurna.
    regards,

    BalasHapus
  2. setuju dengan pendapatnya.. terima kasih

    BalasHapus