Jumat, 04 Maret 2011

INJIL BARNABAS iii

SIAPA PENULIS BARNABAS?

Dari berbagai pembuktian teks dan sejarah maka kita dapat mengetahui bahwa penulis apa yang disebut sebagai Injil Barnabas adalah bukan Rasul Barnabas yang bersama Rasul Paulus mewartakan Injil ke bangsa-bangsa asing atau bangsa bukan Yahudi. Maka perlu dipertanyakan siapakah sesunguhnya penulis Injil Barnabas ini? Dari beberapa ciri yang dilihat maka kita dapat membayangkan si penulis Injil ini, meski kita tidak akan tahu nama aslinya. Semua yang ditulis disini hanyalah gambaran si penulis saja dan tidak menunjuk secara pribadi siapa sejatinya orang itu.

1. Dia orang yang memahami PL dan PB meski pengetahuannya kurang baik.
2. Dia mungkin seorang Islam, sehingga memuji Muhammad dan Ismael (ps 191; 192).
3. Dilihat dari bahasanya mugkin dia adalah orang berbahasa ibu Spanyol, tapi tinggal di Italia. Pada abad XVI banyak orang Spanyol yang lari ke Italia utara disebabkan tidak tahan penindasan yang dilakukan oleh Gereja Katolik.
4. Pada abad XVI di Spanyol muncul beberapa Injil yang ditulis dalam bahasa Arab dengan memakai wibawa nama para rasul. Buku ini dikarang oleh Alfonso de Castillo dan Miguel da Luna. Dalam Injil Barnabas ps 54 ada kata denarius (Rahnip:"sepotong emas") yang terbagi dalam 60 minuti (Rahnip:"bagian"). Kata itu merupakan uang Spanyol kuno. Maka besar kemungkinan penulis adalah orang Spanyol atau pernah tinggal di Spanyol.
5. Dalam Injil Barnabas berbahasa Italia dikisahkan bahwa Fr. Marrin mencuri buku itu dari perpustakaan Paus Sixtus V. Dalam Injil Barnabas berbahasa Spanyol disebutkan bahwa penulisnya ialah Mustafa de Aranda. Dia seorang Spanyol dan lari ke Italia lalu ke Turki. Menurut ahli, catatan dalam bahas Arab yang ada di Injil Barnabas bahasa Italia terpengaruh bahasa Turki. Mungkin Mustafa de Aranda adalah Fr. Marrin sendiri.
6. Injil Barnabas menyangkal Yesus sebagai Mesias (ps 42;96). Ini konsep agama Yahudi, sebab agama Islam mengakui bahwa Yesus adalah Almasih (Mesias). Mungkin penulis Barnabas ialah orang Yahudi yang dipaksa masuk Katolik, lalu keluar dan masuk Islam. Pendapat ini juga tertulis dalam Injil Barnabas bahasa Arab yang diterjemahkan oleh Abubakar dan Basjmeleh. Penulis mungkin meninggalkan Spanyol lalu pergi ke Bologna (Italia). Di kota ini ia menulis Injil Barnabas dalam bahasa Italia.

ISI BARNABAS

1. Ps 1-9 merupakan gabungan Injil Matius dan Lukas.
2. Ada tambahan yang tidak ada di keempat Injil (ps 22;26;35)
3. Peran Ismael sangat menonjol (ps 19;44;192;212).
4. Kisah sengsara yang sangat berbeda dengan keempat Injil. Orang yang disalib ialah Yudas (ps 215;218), Yesus menampakan diri pada ibuNya (ps 219). Dia bicara pada Barnabas (ps 220), diangkat ke surga oleh empat malaikat (ps 221).
5. Menyerang ajaran Yesus sebagai Putra Allah yang diwartakan oleh Paulus (ps 222)
6. Tidak adanya Yohanes Pembaptis sebagai konsekwensi perannya telah digantikan oleh Yesus. Ini sangat aneh, sebab Yohanes Pembaptis juga disebut dalam Al Quran (Surah 19:12-15)
7. Barnabas termasuk rasul (ps 14:100) dan terlibat dalam peristiwa penting (112:221). Padahal menurut PB nama Barnabas baru muncul dalam Kis 4:36.

PENUTUP

Injil Barnabas merupakan salah satu dari bermacam kitab yang entah sengaja atau tidak berusaha mengubah iman Kristen. Sebenarnya usaha untuk merusak iman Kristen melalui tulisan telah terjadi sejak Gereja awali, maka ada daftar kitab apokrif. Kitab-kitab apokrif biasanya ceritanya mirip dengan legenda atau menekankan Yesus dalam satu sisi saja. Sayang saya tidak mampu membaca kitab-kitab itu, sebab hanya terdapat dalam perpustakaan khusus dan kebanyakan tidak diterjemahkan dalam bahasa asing lain.

Injil Barnabas berusaha untuk menyatukan keempat Injil.Tapi tujuan penulisan bukan seperti para penulis Injil lain yaitu pengajaran, pembelaan dan pembuktian bahwa Yesus adalah Mesias. Barnabas bertujuan untuk melecehkan Yesus dan menghina orang Kristen, maka hendaklah kita hati-hati untuk mempercayai suatu tulisan meskipun di situ banyak memuat nama Yesus atau memakai wibawa nama Yesus. Sumber kita hanya KS dan Tradisi serta ajaran Magisterium. Itulah kebenaran iman kita.

0 komentar:

Posting Komentar